Blogger Widgets

Senin, 19 Agustus 2013

Disalip Rossi di Lap Terakhir, Crutchlow: Itu Menyenangkan

Indianapolis - Cal Crutchlow harus kehilangan posisi empat yang nyaris ia raih di Indianapolis setelah disalip Valentino Rossi di putaran terakhir. Tak kesal, pebalap 27 tahun itu justru 'girang'.

Pada balapan Senin (19/8/2013) dinihari WIB, sepanjang balapan Crutchlow sudah menghadapi tekanan dari Alvaro Bautista, sebelum disalip Rossi. The Doctor yang start dari urutan sembilan pada prosesnya terus melaju hingga akhirnya berduel dengan Crutchlow untuk memperebutkan posisi empat.

Saat lap terakhir menyisakan beberapa tikungan lagi, momen itu tiba. Rossi merangsek ke jalur dalam Crutchlow dan berhasil memenangi duel.

"Itu adalah pertarungan yang bagus. Kami semua berupaya dengan keras, saya, Bautista, dan Rossi. Saya menikmatinya," kata Crutchlow dikutip Crash.

"Saya tidak ada masalah dengan cara menyalip Rossi. Itu sangat menyenangkan dan oke-oke saja. Pada akhirnya, saya mungkin akan melakukan hal yang sama, dan saya pernah melakukan itu beberapa kali. Itu adalah hal biasa.

"Saya sudah menutup jalurnya, tapi dia masih bisa melakukan itu. Sialan!. Tapi itu menyenangkan buat saya, saya pikir kami bertiga memberikan penggemar motoGP Amerika sesuatu untuk disoraki.

"Saya kehilangan beberapa poin di kejuaraan. Tapi seperti yang orang-orang tahu, saya tidak diekspektasikan untuk mengalahkan tim utama. Jadi saya cukup senang bisa bertarung dengan mereka," imbuh pebalap asal Inggris ini.

Rossi untuk sementara menduduki peringkat empat klasemen pebalap mengemas 130 poin. Sementara Crutchlow di belakangnya dengan selisih tiga angka.

detiksport

Ban Bermasalah, Lorenzo Puas Finis Ketiga

Indianapolis - Jorge Lorenzo mengaku puas finis di urutan ketiga pada MotoGP Indianapolis. Bukan apa-apa, dengan masalah di ban, hasilnya bisa lebih buruk untuk dirinya.

Balapan yang berlangsung di Sirkuit Indianapolis, Senin (19/8/2013) dinihari WIB, tersebut akhirnya dimenangi oleh Marc Marquez, yang juga start dari urutan terdepan.

Lorenzo sendiri start dari urutan kedua dan sempat melejit ke posisi pertama selepas balapan dimulai. Tapi, dia tidak mampu mempertahankannya. Marquez menyalipnya 15 lap menjelang balapan berakhir. Lalu, Dani Pedrosa melakukan hal yang sama beberapa saat jelang balapan usai.

"Saya kehilangan posisi dua pada dua lap menjelang akhir balapan karena kondisi ban saya semakin buruk dari satu lap ke lap lainnya," ungkapnya kepada BBC.

"Saya hampir crash. Jadi, saya harus memelankan laju saya dan finis tanpa crash."

"Kami menjalani balapan dengan baik. Mendapatkan posisi ketiga, tidak crash, dan mendapatkan banyak poin," kata pebalap Yamaha ini.

Berkat kemenangan di Indianapolis, Marquez kokoh di puncak klasemen pebalap sementara dengan nilai 188. Sedangkan Pedrosa ada di posisi kedua dengan nilai 167, sementara Lorenzo berada di posisi ketiga dengan nilai 153.

Balapan selanjutnya akan digelar di Republik Ceko, di Sirkuit Brno, pada 25 Agustus 2013.

detiksport.

Akhir Pekan yang Sempurna untuk Marquez

Indianapolis - Sempurna. Satu kata yang layak untuk mendeskripsikan aksi Marc Marquez dalam rangkaian MotoGP Indianapolis. Selalu jadi yang terbaik sejak sesi latihan, Marquez menutupnya dengan kemenangan dalam balapan.

Tak ada pebalap yang bisa mengalahkan Marquez di Sirkuit Indianapolis pada tahun ini. Pebalap Repsol Honda itu mencatat waktu tercepat di latihan pertama, kedua, ketiga, hingga sesi kualifikasi.

Dalam balapan sepanjang 27 lap yang digelar pada Senin (19/8/2013) dinihari WIB, Marquez memang membuat start yang buruk. Akibatnya, dia disalip oleh Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

Tapi, perlahan-lahan Marquez mendekati rival-rivalnya itu. Dia akhirnya menyalip Pedrosa pada lap kesembilan dan Lorenzo pada lap ke-13. Sejak saat itu, Marquez tak terkejar lagi sampai garis finis.

"Saya tak membuat start yang bagus, tapi saya tahu sebelum balapan bahwa bagian akhir lomba adalah yang paling penting," ucap Marquez di situs resmi MotoGP.

"Sepanjang 10 lap pertama saya cuma mencoba untuk mengikuti Dani dan Jorge sekaligus menjaga ban. Setelah bahan bakar mulai berkurang, saya mencoba untuk lebih agresif. Kemudian saya berusaha sedikit lebih keras, saya mulai membuat jarak dan saya mampu menikmati berkendara di atas motor," tambahnya.

Berkat kemenangannya di Indianapolis, Marquez kini makin kokoh di puncak klasemen sementara. Dia mengumpulkan 188 poin, unggul 21 poin atas Pedrosa dan 35 poin atas Lorenzo.

"25 poin yang saya dapat ini penting. Saya merasa baik di Amerika Serikat dan saya sudah memenangi tiga balapan di sini pada tahun ini. Itu penting. Sekarang, kami akan kembali ke Eropa dan mencoba untuk melanjutkannya dalam cara yang sama," kata Marquez.

"Saya memiliki akhir pekan yang sempurna dan saya akan mencoba untuk mengulanginya pada masa mendatang, tapi itu akan sulit."

"Masih banyak seri tersisa, Jorge dan Dani jauh lebih berpengalaman. Saya tahu saya akan lebih tangguh daripada pebalap-pebalap lainnya di beberapa sirkuit. Jadi, kita lihat saja."

Di Indianapolis, Jorge Lorenzo Kecewa

TEMPO.CO, Indianapolis - Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya seusai laga di Sirkuit Indianapolis, Amerika Serikat, Ahad waktu setempat, atau Senin, 19 Agustus 2013 waktu Indonesia. Mengawali lomba pada posisi kedua, pembalap Yamaha Racing ini hanya mampu merebut podium ketiga di belakang dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

"Saya kecewa bukan karena tidak memenangi lomba," kata Lorenzo. Ia mengaku sulit mengejar Marc Marquez lantaran bannya tidak bisa mencengkeram lintasan dengan baik.

Menurut Lorenzo, Marquez terlihat semakin cepat berlari setelah menyalipnya. Lorenzo mencoba untuk mengejar Marquez, namun itu hanya bertahan beberapa putaran. "Sulit dipercaya Marquez semakin cepat di setiap lap," kata pembalap asal Spanyol ini.

Pada awal balapan, Lorenzo mampu memimpin pada posisi satu dan membelakangi Dani Pedrosa serta Marquez. Namun ternyata Marquez bisa menyalip Pedrosa dan Lorenzo di lap 9 dan 13. Marquez pun berhasil duduk di podium satu pada akhir lomba, diikuti Pedrosa dan Lorenzo.

Lorenzo menyatakan ia memiliki harapan besar pada lomba kali ini karena sepeda motornya mampu bersaing. "Tapi ketika lomba berjalan jadi terasa aneh saat kemampuan ban menurun. Saya pun sulit mengeluarkan kemampuan yang ada," kata Lorenzo.

Keberhasilan Lorenzo meraih podium di Indianapolis merupakan yang pertama sejak seri balapan Catalunya, Spanyol. Seusai lomba di Spanyol, Lorenzo gagal meraih podium lantaran mengalami cedera tulang bahu yang didapatnya saat sesi balapan di Assen, Belanda, dan Sachsenring, Jerman.

Kini Lorenzo berada pada peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan 153 poin. Sementara rekan senegaranya, Marquez, menjadi pemimpin klasemen dengan raihan 188 poin, diikuti Dani Pedrosa dengan 167 poin. Ketiga pembalap ini akan kembali saling mengejar pada seri berikutnya di Brno, Republik Cek.

Duo Honda ‘Asapi’ Jorge Lorenzo di Indianapolis

Indianapolis- Pebalap Honda masing-masing Marc Marquez dan Dani Pedrosa berhasil naik podium di urutan pertama dan kedua pada kejuaraan MotoGP Indianapolis, Amerika Serikat, Senin (19/8/2013) dinihari WIB.

Marc Marquez yang sebelumnya juga juara pertama di MotoGP Jerman dan Laguna Seca, Amerika Serikat berhasil mengungguli Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang finis di urutan kedua dan ketiga. Hasil ini melengkapi raihan fantastis Marc Marquez di sirkuit Amerika Serikat yang berhasil menang di tiga tempat yaitu Austin, Laguna Seca dan Indianapolis.

Dalam balapan tersebut, meski start digaris depan, Marquez sempat kehilangan posisi terdepan ketika start. Pebalap debutan Repsol Honda ini sempat tertinggal di urutan ketiga. Sementara pebalap Yamaha Jorge Lorenzo sempat memimpin di urutan pertama. Namun berkat kecemerlangan Marquez, posisi pertama kembali direbutnya dan hingga balapan usai, Marquez berhasil finis di urutan pertama di depan rekan setimnya Repsol Honda Dani Pedrosa. Sementara Lorenzo harus puas di posisi ketiga.

Sementara dibelakang mereka, Cal Crutchlow, Alvaro Bautista, bersaing sengit dengan Valentino Rossi. Persaingan itu berhasil dimenangkan Valentino Rossi dengan menempati posisi keempat, disusul Crutchlow ke lima dan Bautista finish di urutan enam.

Hasil ini memperkokoh Marquez di puncak klasemen pebalap sementara dengan nilai 188. Diikuti Dani Pedrosa di posisi kedua dengan nilai 167 dan Lorenzo di posisi ketiga dengan nilai 153.***(Sukma)

Hasil Balapan MotoGP Indianapolis:

1. Marc Marquez (Honda) 44:52,463
2. Dani Pedrosa (Honda) +3,495
3. Jorge Lorenzo (Yamaha) +5,704
4. Valentino Rossi (Yamaha) +19,895
5. Cal Crutchlow (Tech 3 Yamaha) +19,955
6. Alvaro Bautista (Gresini Honda) +20,061
7. Stefan Bradl (LCR Honda) +24,842
8. Bradley Smith (Tech 3 Yamaha) +40,690
9. Nicky Hayden (Ducati) +40,701
10. Andrea Dovizioso (Ducati) +40,823
11. Andrea Iannone (Pramac Ducati) +59,868
12. Aleix Espargaro (Aspar Aprilia) +1:06,650
13. Colin Edwards (Forward FTR-Kawasaki) +1:09,462
14. Claudio Corti (Forward FTR-Kawasaki) +1:15,207
15. Hiroshi Aoyama (Avintia FTR-Kawasaki) +1:20,159
16. Hector Barbera (Avintia FTR-Kawasaki) +1:25,879
17. Danilo Petrucci (Ioda-Suter-BMW) +1:29,616
18. Michael Laverty (PBM-Aprilia) +1:36,388
19. Bryan Staring (Gresini FTR-Honda) +1 lap

Klasemen sementara MotoGP:

1. Marc Marquez – Honda – 188 poin
2. Dani Pedrosa – Honda – 167
3. Jorge Lorenzo – Yamaha – 153
4. Valentino Rossi – Yamaha – 130
5. Cal Crutchlow – Yamaha – 127
6. Stefan Bradl – Honda – 93
7. Andrea Dovizioso – Ducati – 87
8. Alvaro Bautista – Honda – 81
9. Nicky Hayden – Ducati – 72
10. Bradley Smith – Yamaha – 59
11. Aleix Espargaro – ART – 56
12. Michele Pirro – Ducati – 36
13. Andrea Iannone – Ducati – 29
14. Hector Barbera – FTR – 24
15. Colin Edwards – FTR Kawasaki – 20
16. Randy de Puniet – ART – 19
17. Danilo Petrucci – Ioda-Suter – 18
18. Ben Spies – Ducati – 9
19. Claudio Corti – FTR Kawasaki – 7
20. Yonny Hernandez – ART – 7
21. Alex de Angelis – Ducati – 5
22. Karel Abraham – ART – 5
23. Michael Laverty – PBM – 3
24. Bryan Staring – FTR Honda – 2
25. Hiroshi Aoyama – FTR – 2
26. Javier Del Amor – FTR – 1

http://www.pekanbaru.co/12735/duo-honda-asapi-jorge-lorenzo-di-indianapolis/#.UhI98VNH5IA

Minggu, 04 Agustus 2013

Komentar Cal Crutchlow tentang Kepindahannya ke Ducati

Cruthclow : berada di tempat & waktu yang Salah
Musim ini, Cal Crutchlow terbilang cukup gemilang ketimbang catatan musim lalu. Tapi itu belum cukup membuatnya mendapat kontrak pabrikan Yamaha. Alasan itu yang pada akhirnya, menjadi faktor Crutchlow menerima tawaran Ducati untuk musim depan.
Sedianya, tuntutan Crutchlow itu sudah dilayangkan sejak awal musim ini sampai-sampai, joki asal Inggris itu mengancam hengkang – ancaman yangjadi kenyataan pada akhirnya. Crutchlow hanya merasa dirinya tak berada di tempat dan waktu yang tepatbersama Yamaha.
“(Line up) Yamha sduah penuh dan mereka suah mengatakan pada saya bahwa Jorge (Lorenzo) dan Valentino (Rossi) ingin bertahan selama mungkin. Saya tak marah pada Yamaha, hanya saja saya tak bisa bergerak kemana-mana lagi. Saya berada di tempat dan waktu yang salah bersama mereka dan saya meyakini keputusan saya,” ujar Crutchlow.
“Jika masih ada kesempatan satu tahun lagi atau situasinya yang berbeda, mungkin saya akan berada di tim pabrikan. Saya tak bisa mengubah itu dan saya berterima kasih pada orang-orang yang berjasa pada karier saya,” sambungnya, seperti dinukil MCN, Minggu (4/8/2013).
Crutchlow mengaku berat meninggalkan Tech 3, apalagi Crutchlow akan tetap bertemu sapa dengan tim dan bosnya, Herve Poncharal lantaran garasi Ducati letaknya bersebelahan dengan Tech 3. Meski begitu, Crutchlow mengaku akan tetap menjaga pertemanannya dengan Poncharal dan kru teknisinya.
“Saya sungguh amat sedih meninggalkan tim Monster Energy Tech 3 saya. Herve dan saya membangun hubungan yang hebat dan dia mengakhirinya dengan sikap pertemanan yang baik. Tapi pada dasarnya, dia senang untuk (keputusan)saya. Dia ingin saya sukses di karier saya dan mendapat apa yang tepat dalam hal dukungan pabrikan serta dealyang layak,” tambah Crutchlow.
“Saya akan pergi dengan kesepakatan yang sudah kami bicarakan. Tapi saya hanya akan pergi ke garasi sebelah! Tentu Herve menginginkan saya bersamanya lagi tahun depan tapi hal yang bagus adalah, dia tetap membuka pintu dan saya menghargai itu. Terima kasih kepada Tech 3 di mana saya merasa sudah menjadi pembalap pabrikan, jadi saya harus berterima kasih banyak untuk itu,” tuntasnya.

Efek domino kepindahan Crutchlow

Sindonews.com - Bergabungnya Cal Crutchlow ke Ducati musim depan tentu akan menimbulkan efek domino. Yamaha Tech 3 dalam waktu dekat akan melakukan perekrutan demi mengisi posisi yang ditinggalkan pembalap asal Inggris itu.

Beberapa nama sempat dikaitkan dengan tim satelit Yamaha tersebut. Namun, yang paling santer diberitakan adalah pembalap Kalex, Pol Esparago, runner-up Moto2 musim lalu.

Kabarnya, pembalap asal Spanyol itu sudah menandatangani kontrak dengan Yamaha Tech 3. Posisi Esparago di Kalex pun menjadi komoditi panas bagi para pembalap lainnya.

Kedatangan Cruthclow ke Ducati membuat Nicky Hayden tersingkir. Pembalap asap Amerika Serikat itu kini belum jelas nasibnya. Namun, Ducati masih berharap bisa memakai jasanya musim depan. Entah itu di tim satelit atau di ajang Superbike.

Sementara posisi Bradley Smith, pembalap Yamaha Tech 3 lainnya, dipastikan aman setelah kepergian Crutchlow. Seperti diketahui, dia punya kontrak dengan Yamaha Tech 3 hingga akhir 2014.