Blogger Widgets

Selasa, 03 April 2012

Ada Yang Bisa Rusak Dominasi Stoner-Lorenzo?

Dalam dua musim terakhir, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner bergantian merajai kelas MotoGP. Datangnya era baru MotoGP 1000 cc membuka peluang Dani Pedrosa, Ben Spies sampai Valentino Rossi untuk mengusik kedunya.

Sembilan kemenangan didapat Lorenzo saat dia mengunci gelar juara dunia di musim 2010. Sementara tahun lalu Stoner 10 kali naik podium tertinggi. Dengan ada 18 seri digelar pada dua musim tersebut, tingkat kemenangan keduanya mencapai 50%.

Bagaimana dengan musim ini? Era baru MotoGP yang memperkenalkan motor 1000 cc membuat siapa yang nantinya akan jadi juara dunia sulit ditebak. Tapi dengan dukungan timnya masing-masing serta skill balap yang oke, kedua nama tersebut bisa dibilang masih berada di posisi teratas daftar unggulan.

Menyapu bersih tiga ujicoba pra musim yang digelar, banyak pihak memprediksikan Stoner akan bisa mempertahankan gelarnya, dan menjadi juara dunia untuk kali ketiga dalam enam tahun terakhir. Stoner dianggap mampu memaksimalkan apa yang dipunya Honda Honda RC213V.

Sementara Lorenzo dikenal punya skill membalap yang luar biasa baik, selain dianggap punya intelejensi tinggi di atas sirkuit. Meski kalah jauh dari Stoner dengan Hondanya musim lalu, Lorenzo menunjukkan penampilan solid di sepanjang ujicoba pra musim.

Menjadi penantang teratas dari dua nama tersebut adalah Dani Pedrosa. Kalau bukan karena mengalami banyak kecelakaan dan cedera musim lalu, persaingan MotoGP dipastikan lebih seru dan tak cuma melibatkan Stoner-Lorenzo.

Pedrosa diakui sangat cepat di atas motornya, hal mana menjadi modal cukup buat dia bersaing jadi juara dunia. Tapi satu yang bisa menghambat rider Spanyol itu adalah fakta bahwa dia seperti sangat rapuh. Sejak turun di ajang MotoGP, tak satu musim pun dia lewati dengan bebas cedera.

Sementara dari tim Yamaha, Ben Spies masih harus menunjukkan banyak hal untuk bisa sejajar dalam persaingan dengan tiga nama di atas. Memasuki musim ketiganya berpartisipasi penuh di ajang MotoGP, pembalap asal Amerika Serikat itu akan punya kesempatan andai bisa lebih cepat beradaptasi dan memaksimalkan Yamaha YZR-M1 bermesin 1000 cc.

Bagaimana dengan Valentino Rossi?

Menyimak apa yang dia raih musim lalu, sangat sulit buat The Doctor untuk bisa jadi juara dunia. Bersama Ducati tahun lalu, Rossi benar-benar kehilangan daya saingnya dan harus puas menyudahi musim di urutan tujuh, terburuk sepanjang kariernya.

Rossi dan Ducati seperti belum menyatu, meski kerjasama antara keduanya sudah akan masuk tahun kedua di musim ini. Tak diketahui dengan jelas hingga kini apa akibat hilanganya daya saing Rossi saat ini, karena dia yang mulai termakan usia atau karena Ducati yang belum bisa memberi motor terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar